Sejak pertama kali bergulir pada 1955 dengan nama European Champion Club's Cup atau biasa diperpendek menjadi European Cup atau Piala Champions saja, Liga Champions telah mengalami beberapa perubahan format.
Di antara seluruh perubahan, paling besar terjadi pada 1991 yang membuat nama kompetisi berubah dari Piala Champions menjadi Liga Champions. Sejak itu, perubahan format sering kali dilakukan.
1955
Sebagai awalan, peserta Piala Champions tidak terdiri dari klub-klub yang menjadi juara di kompetisi domestik, melainkan klub yang diundang oleh panitia.
1956-1991
Sistem gugur dengan peserta adalah klub yang menjadi juara di kompetisi domestik plus satu klub yang menjadi juara bertahan. Pada kurun 1956-1959, runner-up kompetisi domestik diperkenankan ikut serta, jika juaranya merangkap sebagai juara bertahan Piala Champions.
1991-1993
Sistem berubah drastis, tidak lagi sistem gugur melainkan digabungkan dengan round robin. Liga Champions terdiri dari tiga babak kualifikasi dengan sistem gugur. Fase putaran grup yang terdiri dari dua grup dan, dan pemenang dari tiap-tiap grup akan bertemu di final. Peserta masih berasal dari juara kompetisi domestik plus juara bertahan.
1993-1994
Sejak musim ini ditambahkan babak semifinal dengan sistem gugur. Juara dan runner-up dari tiap-tiap grup berhak ke semifinal.
1994-1997
Babak kualifikasi dikurangi menjadi hanya satu, namun jumlah grup dimekarkan menjadi empat. Juara dan runner-up dari tiap-tiap grup berhak ke perempat final.
1997-1999
Jumlah peserta ditambah. Tiap negara berhak mewakilkan dua klub. Babak kualifikasi menjadi dua tahap dan grup ditambah menjadi enam. Juara dan dua runner-up terbaik lolos ke babak perempat final.
1999-2003
Jumlah peserta ditambah, tiap negara bisa mengirimkan hingga empat klub. Babak kualifikasi menjadi tiga tahap. Fase grup menjadi dua, yang pertama terdiri dari delapan grup. Tiap juara dan runner-up masuk ke putaran grup kedua yang terdiri dari empat grup. Juara dan runner-up lolos ke perempat final.
2003-Sekarang
Penyisihan grup putaran kedua dihilangkan. Tiap juara dan runner-up dari delapan grup yang ada lolos ke babak 16 besar dengan sistem gugur.
10 Mei 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar